MAKALAH BASIS DATA TERDISTRIBUSI PDF

BASIS DATA TERDISTRIBUSI 1 – REVIEW BAG Imam Bukhari, Website: Email. Pendekatan Basis Data Database management system (DBMS) adalah . Basis data terdistribusi terdiri atas dua kategori: basis data terpartisi. penerapan sistem basis data terdistribusi model – Universitas Read more · KONSEP SISTEM BASIS DATA Instruksional – · Read more.

Author: Tozahn Zulusar
Country: Chile
Language: English (Spanish)
Genre: Art
Published (Last): 8 August 2014
Pages: 201
PDF File Size: 9.14 Mb
ePub File Size: 19.6 Mb
ISBN: 817-1-93991-819-6
Downloads: 50173
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Tuzuru

Published on Feb View Download 3.

Pendekatan file Datar Model file datar menggambarkan suatu lingkungan dimana file data individual tidak berhubungan dengan file lainnya. Dengan demikian pemrosesan data dilakukan oleh aplikasi yang berdiri sendiri bukan oleh system yang terintegrasi. Penyimpanan data Sistem informasi yang efisien menangkap dan menyimpan data hanya satu kali dan membuat sumber tunggal ini tersedia bagi semua pengguna yang membutuhkannya.

Pembaruan data Perusahaan menyimpan sejumlah besar data di file master dan file rujukan yang memerlukan pembaruan secara berkala untuk mencerminkan perubahan- perubahan. Kekinian informasi Kebalikan dari masalah pelaksanaan pembaruan majemuk adalah masalah kegagalan untuk memperbarui semua file pengguna yang terpengaruh oleh perubahan status. Ketergantungan data tugas akses terbatas Ketergantungan data tugas adalah ketidakmampuan pengguna untuk emperoleh informasi tambahan ketika kebutuhannya berubah.

Rangkaian informasi pengguna dibatasi oleh daa yang dia milikidan kendalikan. Dalam lingkungan ini sangat sulit untuk membentuk mekanisme untuk pembagian data secara formal. File datar membatasi integrasi data inklusi terbatas File distrukstur, diformat, dan disusun agar sesuai denga kebutuhan khusus dari pemilik atau pengguna utama dari data tersebut. Hal ini dapat membatasi atribut data yang beguna bagi pengguna lain sehingga menghalangi integrasi data dalam organisasi.

Pendekatan Basis Data Database management system DBMS adalah system peranti lunak khusus yang diprogram untuk mengetahui elemen data mana saja yang boleh diakses oleh masing masing pengguna. Program pengguna mengirim permintaan ke data DBMS yang kemudian memvalidasi dan2mengotorisasi akses ke basis data sesuai dengan tingkat otoritas pengguna tersebut.

Pendekatan ini memusatkan data perusahaan dalam satu basis data umum yang saling digunakan bersama dengan pengguna lainnya. Dengan menempatkan data perusahaan dalam satu lokasi terpusat, semua pengguna memiliki akses ke data yang mereka butuhkan untuk mencapai tujuan mereka masing – masing. Eliminasi masalah Penyimpanan data Setiap elemen terdisfribusi disimpan hanya satu kali sehingga mengurangi redundansi data serta mengurangi biaya pengumpulan dan penyimpanan data.

Eliminasi masalah Pembaruan data Karena setiap elemen data hanya muncul di satu lokasi maka prosedur pembaruan hanya perlu dilakukan satu kali. Eliminasi masalah Kekinian informasi Satu perubahan terhadap atribut data akan secara otomatis tersedia jakalah semua pengguna dari atribut tersebut.

Eliminasi masalah Ketergantungan data tugas akses terbatas Perbedaan yang paling mencolok antara model basis data dan model file datar adalah penyatuan data ke dalam satu basis data3umum yang saling dibagi oleh semua pengguna dalam perusahaan. Para pengguna hanya dibatasi oleh ketersediaan data untuk entitas tersebut dan legitimasi dari kebutuhan mereka untuk mengaksesnya. Eliminasi masalah integrasi data inklusi terbatas Karena data berada dalam lokasi yang dapat diakses secara umum dan global data tersebut dapat diintegrasikan secara penuh ke dalam semua aplikasi untuk semua pengguna.

Makalah PSI

System manajemen basis data a. Baik programmer maupun pengguna akhir dapat menggunakan fitur ini untuk menciptakan aplikasi untuk mengakses basis data. Informasi ini digunakan oleh administrator basis data dalam menetapkan otorisasi pengguna dan memelihara basis data.

DDL4mengidentifikasi nama nama dan hubungan dari semua elemen data, catatan dan file yang membentuk basis data. Tampilan internal ini mendeskripsikan struktur catatan data, hubungan antarfile dan susunan fisik serta urutan catatan dalam suatu file.

Hanya ada satu tampilan internal untuk satu basis data. Tampilan ini menyajikan tampilan basis data secara logis dan abstrak bukan seperti cara basis data disimpan secara fisik. Hanya ada satu tampilan konsepual untuk satu basis data. Bebeda dengan tampilan internal dan konseptual, terdapat banyak tampilan pengguna yang berbeda- beda.

  DIN ISO 66025 PDF

Pertama, akses dimungkinkan oleh antarmuka interface aplikasi formal. Program pengguna, yang disiapkan oleh profesional sistem, mengirim permintaan akses data DBMS, yang memvalidasi permintaan tersebut dan menelusuri data untuk diproses. Dengan cara akses ini, keberadaan DBMS transparan bagi pengguna. Prosedur pemrosesan data batch dan realtime untuk transaksi seperti penjualan, penerimaan kas, dan pembelian pada dasarnya sama dengan ketika berada dalam lingkungan file datar.

Bahasa manipulasi data Bahasa manipulasi data adalah bagian dari bahasa pemrograman yang digunakan oleh DBMS untuk melacak, memproses, dan menyimpan data. Penyisipan perintah DML memungkinkan program standar, yang awalnya6ditulis dalam lingkungan file datar, untuk dengan mudah dikonversi ke pekerjaan dalam lingkungan basis data.

Penggunaan program bahasa standar juga membuat perusahaan menjadi tidak bergantung pada vendor DBMS. Jika perusahaan memutuskan untuk berganti ke vendor yang menggunakan DML yang berbeda, perusahaan tersebut tidak perlu menuliskan kembali semua program pengguna. Dengan menggantikan perintah DML yang lama dengan perintah yang baru, program pengguna bisa dimodifikasi agar dapat berfungsi dalam lingkungan yang baru.

Metode kedua dari akses data adalah metode permintaan data secara informal. Permintaan data query adalah metodologi akses ad hoc yang menggunakan perintah yang mirip dengan bahasa Inggris untuk membangun daftar atau informasi dasar lainnya dari basis data. Para pengguna dapat mengakses data melalui permintaan langsung yang tidak memerlukan program pengguna formal.

Kemampuan permintaan data dari DBMS memungkinkan pengguna akhir dan programmer profesional untuk mengakses data dalam basis data secara langsung tanpa memerlukan program konvensional. SQL adalah bahasa nonprosedural generasi keempat yang memiliki banyak perintah yang memungkinkan pengguna untuk menginput, menelusuri, dan memodifikasi data dengan mudah.

SQL merupakan alat pemrosesan data yang sangat efisien. Dengan mengurangi ketergantungan pada programmer profesional, kemampuan manajer untuk mengatasi masalah yang muncul menjadi jauh lebih baik. Dalam sistem GUI, pengguna bisa drag dan drop objek untuk membangun permintaan data, dan melihat bagaimana hasil akhir dari permintaan tersebut sambil mendesainnya. Metode ini mempermudah pengguna akhir untuk mengembangkan permintaan data7daripada mempelajari SQL.

Fitur permintaan data ini adalah faktor pendorong yang paling menarik bagi para pengguna untuk mengadopsi pendekatan basis data. Fitur permintaan basis data juga merupakan isu pengendalian yang penting. Pihak manaajemen harus memastikan bahwa fitur ini tidak memiliki otorisasi ke basis data.

Untuk saling berbagi basis data yang sama antara banyak pengguna, perlu adanya pengaturan, koordinasi, peraturan, dan petunjuk untuk melindungi integrasi basis data. Kamus data Fungsi penting lainnya dari DBA adalah pembuatan dan pemeliharaan kamus data.

Kamus data mendeskripsikan setiap elemen data dalam basis data. Ini memungkinkan semua pengguna untuk berbagi pandangan yang sama mengenai sumber daya data, sehingga sangat memfasilitasi analisis kebutuhan pengguna. Kamus data bisa berbentuk kertas atau online.

Kebanyakan DBMS menggunakan piranti lunak mkalah untuk mengelola kamus data. Interaksi organisasional dari administrator basis datamanajem enPengguna akhirAdministr ator basis dataProfesion al sistemoperasi Interaksi organisasional DBA8Gambar di atas menunjukkan antarmuka organisasional dari DBA.

Yang sangat penting adalah hubungan antara DBA, pengguna akhir, dan profesional sistem perusahaan. Ketika kebutuhan informasi meningkat, pengguna mengirim permintaan formal untuk aplikasi komputer ke profesional sistem programmer dari perusahaan. Permintaan ini dijawab melalui prosedur pengembangan sistem formal; jika bermanfaat, akan dibuat aplikasi programnya.

Basis Data Fisik Basis data fisik merupakan tingkat terendah dari basis data dan satu satunya tingkat yang ada dalam bentuk fisik. Basis data fisik terdiri trdistribusi titik magnetis dalam disket magnetis.

Pada tingkat fisik, basis data membentuk kumpulan catatan logis dan file yang merupakan sumber daya perusahaan. Efisiensi dalam DBMS untuk melakukan tugas ini merupakan penentu utama dari keberhasilan secara terdistribuxi dan sangat bergantung pada bagaimana file tertentu distruktur.

  LEQUESNE ALGOFUNCTIONAL INDEX PDF

Struktur data Struktur data adalah dasarpenyusun basis data. Struktur data memiliki dua komponen dasar: Organisasi Data Organisasi suatu file mengacu pada rata catatan diatur secara fisik di alat penyimpanan sekunder baik secara berurutan maupun acak.

Session – 8 DATA HANDLING – DISTRIBUTION AND TRANSFORMATION – ppt video online download

Metode Akses Data Metode akses adalah vata yang digunakan untuk mencari catatan dan bernavigasi di basis data. Pemilihan suatu struktur melibatkan pertukaran antara fitur fitur yang diinginkan. Kriteria yang memengaruhi pemilihan struktur data mencakup: Hierarki Data Field atau atribut data. Adalah item tunggal dari data, seperti nama pelanggan, saldo, atau alamat.

Merupakan suatu kelompok etrdistribusi erat kaitannya dengan field yang mendeskripsikan karakterisktik relevan dari suatu contoh entitas yang dilacak. Ketika atribut yang berkaitan dengan satu entitas dikelompokkan, maka akan membentuk tipe record record type. Tipe-tipe record yang saling berhubungan disebut asosiasi record. Tiga asosiasi makalsh dasar, yaitu: Adalah sumber daya, peristiwa, atau pelaku individual yang akan dipilih untuk mengumpulkan data.

Merupakan serangkaian tabel atau file yang berkaitan erat yang secara bersama-sama membuat aplikasi mampu melayani kebutuhan pengguna dalam hal proses atau fungsi bisnis tertentu. Adalah serangkaian tabel atau file umum untuk seluruh bagian dari suatu organisasi atau perusahaan. Tiga Model DBMS Model data makapah representasi abstrak dari data mengenai entitas, termasuk sumber daya asetperistiwa transaksidan pelaku personalia atau pelanggandan hubungan mereka dengan perusahaan.

Tujuan dari model data ini adalah10untuk menyajikan atribut entitas dengan cara yang mudah dipahami oleh pengguna.

Makalah Basis Data dan DBMS (Database Manajemen Sistem) | My Backup Data

Model Hierarkis Metode populer untuk representasi karena model ini mencerminkan banyak aspek perusahaan yang hubungannya bersifat hierarkis. Model hierarkis dikonstruksikan dari rangkaian yang mendeskripsikan hubungan antara dua file yang berkaitan dan setiap rangkainan berisi parent orang tua dan child anak. Basis data navigasional Merupakan sebutan lain dari model data hierarkis karena perlintasan file memerlukan jalur yang sudah ditentukan sebelumnya.

Ini ditetapkan melalui hubungan eksplisit pointer antara berbagai record yang berkaitan. Cara satusatunya untuk mengakses data pada tingkat yang lebih rendah dalam pohon adalaha root dan via pointer turun melalui jalur navigasional ke record yang diinginkan. Integrasi data teristribusi model hierarkis Bertujuan mengilustrasikan struktur file basis data parsial yang bersifat navigasional dan isi data record telah disederhanakan.

Session – 8 DATA HANDLING – DISTRIBUTION AND TRANSFORMATION

Kelemahan model hierarkis salah satunya adalah tidak selalu dapat mencerminkan realitas. Kelemahan yang lain karena peraturan model hierarkis itu sendiri, yakni: Model Jaringan Sama dengan model hierarkis yang basis data navigasionalnya memiliki hubungan eksplisit antara record dengan file.

Perbedaanya pada model jaringan mengizinkan record child memiliki beberapa parent. Model RelasionalPerbedaan nyata antara model relasional dan navigasional adalah cara asosiasi data disajikan ke pengguna. Model relasional menampilkan data dalam bentuk tabel dua dimensi. Unsur dalam Tabel Relasional: Atribut atau field data yang membentuk kolom11Tuple, atau bagian yang membentuk baris di tabel yang merupakan susunan data yan dinormalisasi dan mirip, tapi tidak sama sepenuhnya, dengan record dalam sistem file datar.

Tabel yang baik memiliki beberap karakteristik berikut: Semua kemunculan pada perpotongan baris dan kolom memiliki nilai tunggal. Tidak boleh ada nilai ganda kelompok berulang.